Sebagai upaya meningkatkan kompetensi peserta didiknya agar selaras dengan kebutuhan dunia industri, SMKS Bumitama Metro Pundu terus menerapkan pembelajaran berbasis Teaching Factory (TeFa). Salah satu implementasi nyata terlihat pada kegiatan Teaching Factory Kelas XI Program Keahlian Teknik Kendarangan Ringan (TKR), yang memahami tentang proses kerja standar industri seperti packing komponen engine, cleaning cover engine, serta beberapa pekerjaan teknis lainnya. Melalui kegiatan ini, peserta didik tidak hanya mempelajari teori di dalam kelas, tetapi juga melaksanakan praktik kerja langsung dengan sistem, prosedur, dan standar yang menyerupai dunia kerja sesungguhnya.
Dalam penerapan Teaching Factory, peserta didik kelas XI TKR dilatih untuk bekerja secara sistematis dan profesional. Salah satu materi utama yang dipelajari adalah packing komponen engine, di mana siswa memahami teknik pengemasan yang tepat untuk menjaga kualitas, keamanan, dan kebersihan komponen sebelum digunakan atau didistribusikan. Selain itu, peserta didik juga mempelajari cleaning cover engine, yaitu proses pembersihan komponen mesin sesuai standar operasional prosedur (SOP). Kegiatan ini menuntut ketelitian, pemilihan alat dan bahan yang tepat, serta penerapan prinsip keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
Penerapan Teaching Factory di kelas XI TKR menjadi jembatan antara dunia pendidikan dan dunia industri. Peserta didik dilatih untuk memahami alur kerja produksi, kontrol kualitas, dan efisiensi kerja. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapan mereka dalam menghadapi Praktik Kerja Lapangan (PKL) maupun memasuki dunia kerja setelah lulus. Melalui penerapan Teaching Factory di kelas XI TKR, peserta didik mendapatkan pengalaman belajar yang nyata, aplikatif, dan berorientasi pada kompetensi kerja. Pembelajaran seperti packing komponen engine, cleaning cover engine, dan kegiatan teknis lainnya menjadi bekal penting dalam membentuk lulusan yang terampil, profesional, dan siap bersaing di dunia industri.



