Yayasan Bumitama

BGA Dorong Penguatan Kepemimpinan dan Tata Kelola Pendidikan di Cempaga Hulu

BGA Dorong Penguatan Kepemimpinan dan Tata Kelola Pendidikan di Cempaga Hulu

Cempaga Hulu, 27 Agustus 2026 — Komitmen terhadap peningkatan kualitas pendidikan di wilayah perkebunan terus diperkuat melalui kegiatan Pelatihan Kepala Sekolah yang mengangkat tema “Penguatan Kepemimpinan dan Tata Kelola Sekolah Menuju Pendidikan Bermutu di Kecamatan Cempaga Hulu.”

Kegiatan yang berlangsung di Lintang Batang Holitfarm ini merupakan bagian dari program CSR PT. BGA Region Pundu 3 & 4 melalui program Bumitama Berdaya Pendidikan. Pelatihan diikuti oleh para kepala sekolah di wilayah Kecamatan Cempaga Hulu sebagai upaya memperkuat kapasitas kepemimpinan, manajerial, serta tata kelola sekolah.

BGA Group Perkuat Komitmen terhadap Pendidikan

Kegiatan dibuka oleh perwakilan CSR Region Pundu yang menyampaikan dukungan dan komitmen perusahaan melalui BGA Group, khususnya lewat program Bumitama Berdaya Pendidikan, terhadap kemajuan pendidikan di lingkungan perkebunan.

Dukungan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk turut berkontribusi dalam pengembangan sumber daya manusia dan peningkatan kualitas pendidikan di wilayah operasional perusahaan.

Pihak CSR menekankan bahwa kemajuan pendidikan membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak. Sekolah, pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha diharapkan dapat terus membangun sinergi agar satuan pendidikan mampu berkembang secara berkelanjutan.

Penguatan Manajerial Dimulai dari Kepala Sekolah

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pengantar pelatihan dari Kabag Operasional Yayasan Bumitama. Dalam sesi tersebut disampaikan pentingnya penguatan manajerial sekolah yang dimulai dari kepala sekolah sebagai pemimpin utama di satuan pendidikan.

Kepala sekolah tidak hanya dituntut mampu menjalankan fungsi administrasi, tetapi juga harus memiliki kemampuan memimpin, mengelola sumber daya, membangun budaya sekolah, serta menggerakkan seluruh warga sekolah menuju sasaran mutu yang telah ditetapkan.

Kepala Sekolah Didorong Menjadi Pemimpin yang Inspiratif

Memasuki sesi utama, materi disampaikan oleh Edie Sucipto, S.Pd.I., M.Pd., Kabid Pembinaan Ketenagaan Dinas Pendidikan Kabupaten Kotawaringin Timur.

Dalam pemaparannya, peserta diajak melihat kembali peran strategis kepala sekolah sebagai pemimpin pembelajaran sekaligus penggerak perubahan di sekolah.

Tiga hal utama yang menjadi penekanan adalah pentingnya kepala sekolah untuk memimpin secara inspiratif, melek teknologi dan adaptif terhadap perubahan; menuntun, bukan menuntut dalam setiap pengambilan keputusan; serta memiliki growth mindset untuk terus belajar dan berkembang.

“Pemimpin harus mampu menuntun, bukan menuntut. Kepala sekolah harus menjadi pemimpin yang inspiratif, adaptif terhadap perubahan, dan terus bertumbuh sehingga mampu membawa sekolah menuju mutu pendidikan yang lebih baik.”
Edie Sucipto, S.Pd.I., M.Pd.

Peserta juga didorong untuk memahami bahwa kepemimpinan sekolah bukan semata-mata mengenai jabatan, tetapi tentang kemampuan memberikan arah, keteladanan, serta menciptakan lingkungan yang memungkinkan guru dan peserta didik berkembang secara optimal.

Merefleksikan Praktik dan Tata Kelola Sekolah

Sesi berikutnya dilanjutkan oleh Suyoso, S.Pd., MM, pemerhati pendidikan Kabupaten Kotawaringin Timur.

Melalui pendekatan yang interaktif, peserta diajak melakukan refleksi terhadap berbagai praktik yang selama ini telah diterapkan di sekolah. Kepala sekolah diajak mengevaluasi apakah proses pembelajaran dan pengelolaan sekolah yang berjalan saat ini telah sejalan dengan prinsip-prinsip pendekatan pembelajaran mendalam.

Peserta juga melakukan mapping terhadap berbagai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah dimiliki dan diterapkan di sekolah. Kegiatan ini menjadi ruang bagi para kepala sekolah untuk melihat kembali efektivitas tata kelola yang sudah berjalan sekaligus mengidentifikasi area yang masih membutuhkan penguatan.

Dalam sesi tersebut, sejumlah prinsip kepemimpinan sekolah turut ditekankan, antara lain pentingnya kepala sekolah dalam mewujudkan sekolah ramah anak dan memahami berbagai isu yang berkembang di lingkungan pendidikan.

Kepala sekolah juga dituntut mampu mengoptimalkan berbagai sumber daya yang dapat mendukung mutu sekolah, mendengar masukan dari berbagai sisi, melakukan refleksi secara berkala, serta memberikan contoh praktik baik kepada seluruh tim.

Lebih jauh, sekolah perlu mampu memetakan potensi setiap guru dan peserta didik untuk kemudian dikembangkan menjadi bagian dari strategi pencapaian sasaran mutu sekolah.

Tidak Hanya Teori, Peserta Langsung Praktik

Pelatihan tidak berhenti pada pemaparan materi. Para peserta kemudian diajak menyusun rancangan kegiatan kokurikuler yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik masing-masing sekolah.

Secara berkelompok, kepala sekolah langsung mempraktikkan proses perancangan tersebut. Pendekatan ini memberikan pengalaman nyata agar hasil pelatihan tidak berhenti pada pemahaman konseptual, tetapi dapat diterapkan dalam pengelolaan sekolah masing-masing.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, para peserta diharapkan mampu membawa pulang gagasan dan praktik yang relevan untuk memperkuat kepemimpinan, tata kelola, pembelajaran, serta pengembangan potensi warga sekolah.

Camat Cempaga Hulu Apresiasi Dukungan BGA

Kegiatan ditutup dengan closing statement dari Plt. Camat Kecamatan Cempaga Hulu, Ihwan Nudin, S.STP., M.M.

Dalam penyampaiannya, Ihwan Nudin menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada BGA Group yang selama ini telah memberikan dukungan serta memfasilitasi berbagai kegiatan sosial dan pengembangan masyarakat di wilayah Kecamatan Cempaga Hulu.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BGA Group yang melalui berbagai program sosialnya terus memberikan perhatian terhadap masyarakat dan pendidikan di Kecamatan Cempaga Hulu. Semoga apa yang didapatkan dalam pelatihan ini dapat diimplementasikan di sekolah masing-masing demi mendorong kemajuan dan kemandirian pendidikan di Cempaga Hulu.”
Ihwan Nudin, S.STP., M.M.
Plt. Camat Kecamatan Cempaga Hulu

Ia berharap berbagai pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pendidikan di wilayah Kecamatan Cempaga Hulu.

Kolaborasi antara pemerintah, satuan pendidikan, dan dunia usaha diharapkan terus terbangun untuk mendorong kemajuan dan kemandirian pendidikan di Kecamatan Cempaga Hulu.

Melalui program Bumitama Berdaya Pendidikan, dukungan terhadap pendidikan di wilayah perkebunan diharapkan tidak hanya diwujudkan melalui fasilitas, tetapi juga melalui penguatan kapasitas para pendidik dan pemimpin sekolah sebagai fondasi penting dalam menciptakan pendidikan yang bermutu dan berkelanjutan. Mhz

Share this post