Yayasan Bumitama

Sinergi PT BGA Group dan Sekolah Perkebunan, 90 Peserta Antusias Ikuti Pelatihan Guru Mitra 2026 di Sei Melayu

KETAPANG – Komitmen nyata dalam meningkatkan mutu pendidikan di wilayah operasional perkebunan kelapa sawit terus digalakkan oleh PT Bumitama Gunajaya Agro (BGA) Group. Melalui Region Sei Melayu (Reg. 10), perusahaan sukses menggelar “Pelatihan Guru Mitra Bumitama 2026” dengan menggandeng sekolah-sekolah di lingkup perkebunan. Kegiatan yang ditujukan bagi jenjang guru TK hingga SMP ini berlangsung aman, lancar, dan penuh antusiasme.

Pelatihan ini dilaksanakan pada Rabu, 20 Mei 2026, mulai pukul 07.00 hingga 16.00 WIB, dengan mengambil tempat di Gedung SMA N 1 Sungai Melayu Rayak.

Dihadiri Lintas Sektoral dan Tokoh Pendidikan

Acara ini tidak hanya diikuti oleh internal tenaga pendidik, tetapi juga mendapat dukungan penuh dari jajaran eksekutif kecamatan dan organisasi profesi setempat. Tercatat sebanyak 90 orang hadir memadati ruang pelatihan.

Di antara para undangan dan peserta yang hadir meliputi:

  • Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Sungai Melayu Rayak
  • Koordinator Wilayah Kecamatan (Korwilcam) Sungai Melayu Rayak
  • Ketua PGRI & K3S Sungai Melayu Rayak
  • Koordinator CSR Reg. 6 & 10 beserta tim CSR Reg. 10
  • Perwakilan Kemitraan/Kemasyarakatan (KY) Reg. 8 & 10
  • Kepala Sekolah serta guru se-Kecamatan Sungai Melayu Rayak

Fokus Pembelajaran Modern dan Digitalisasi E-Raport

Hadir sebagai narasumber utama dalam pelatihan ini adalah Fadli, SST.Par., CHt., seorang pemateri ahli yang membawakan modul pengajaran aplikatif dan kontekstual. Materi yang dikupas tuntas dalam pertemuan ini meliputi “Penyusunan Program Kokurikuler & Penginputan di E-Raport Serta Pemanfaatan IFP (Interactive Flat Panel) Sebagai Media Pembelajaran”.

Fokus materi ini sengaja dirancang untuk menjawab tantangan digitalisasi sekolah. Para guru dibimbing langsung agar mahir mengoperasikan papan digital interaktif (IFP) dan melakukan tata kelola nilai secara sistematis melalui E-Raport. Selama sesi materi dan diskusi, interaksi berjalan sangat aktif karena materi yang disuguhkan dinilai sangat relevan dengan kebutuhan riil di lapangan.

Dampak Positif dan Motivasi Guru Desa Terpencil

Pelatihan ini melahirkan berbagai respon positif serta refleksi mendalam dari para guru peserta. Beberapa poin penting yang dirasakan langsung oleh peserta di antaranya:

  1. Peningkatan Motivasi Tinggi: Menjadi pelecut semangat tersendiri bagi para guru yang bertugas di wilayah pedesaan terpencil yang baru pertama kali mengadopsi teknologi teknologi canggih seperti IFP di dalam kelas mereka.

  2. Profesionalisme & Tanggung Jawab: Menumbuhkan kembali kesadaran akan tanggung jawab serta tujuan utama menjadi seorang pendidik yang profesional di era modern.

  3. Penguasaan Kompetensi Baru: Menambah khazanah keilmuan dan kemampuan taktis para pendidik terkait rancangan kegiatan kokurikuler sekolah.

Di akhir sesi, seluruh peserta melakukan refleksi bersama untuk mengukur tingkat pemahaman materi yang telah didapat. Sebagai langkah keberlanjutan, narasumber juga membagikan soft file dokumen materi pelatihan secara cuma-cuma. File ini nantinya akan diimbaskan (disebarluaskan) kepada guru-guru lain dan siswa di unit sekolah masing-masing yang belum berkesempatan hadir.

Harapan Keberlanjutan Program

Besarnya dampak positif yang dirasakan memunculkan harapan dan masukan dari pihak sekolah dan pengurus kecamatan agar kegiatan pelatihan serupa dapat diagendakan secara berkelanjutan oleh PT BGA Group. Langkah ini dinilai menjadi pendorong utama bagi pemerataan kompetensi guru secara masif di Kecamatan Sungai Melayu Rayak.

Pihak panitia penyelenggara dari KY Reg. 8 & 10 mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan seluruh manajemen, instansi kecamatan, dan partisipasi aktif para guru demi mewujudkan visi bersama, yaitu #PendidikanBermutuUntukSemua. MHz

Share this post